Autonesian.com – Castrol Indonesia kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung produktivitas industri Tanah Air melalui partisipasi di ajang Manufacturing Indonesia 2025 yang telah berlangsung pada 3–6 Desember di JIExpo Kemayoran.
Lewat keikutsertaan ini, Castrol menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia pelumas, tetapi sebagai mitra teknologi industri yang mampu meningkatkan efisiensi dan keandalan produksi hingga 50%.
Industri manufaktur masih menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, menyumbang 17,39% terhadap PDB di kuartal III 2025.
Dengan skala produksi sebesar itu, kebutuhan akan teknologi pelumasan yang stabil, efisien, dan mampu menjaga umur mesin menjadi sangat vital.
Castrol melihat peluang ini sebagai langkah strategis membangun kemitraan jangka panjang dengan ekosistem industri nasional, termasuk sektor otomotif, logam, permesinan, hingga energi.
Enjelita Jahja, President Director PT Castrol Indonesia, menegaskan bahwa Castrol ingin menjadi bagian dari transformasi manufaktur Indonesia menuju proses produksi yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Castrol menghadirkan solusi pelumas industri yang menjawab tantangan manufaktur modern sekaligus memperkuat daya saing industri nasional,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan dengan jangkauan di lebih dari 120 negara, Castrol telah menjadi mitra terpercaya berbagai pabrik otomotif dan sektor manufaktur global.
Selama pameran, Castrol memperkenalkan berbagai inovasi seperti pelumas metalworking berteknologi XBB, solusi perawatan berbasis Chemical Management Services, serta Used Oil Analysis yang mampu mengidentifikasi potensi kerusakan mesin jauh sebelum terjadi downtime.
Riset internal Castrol menunjukkan bahwa hingga 70% kegagalan peralatan dipicu oleh pelumasan yang tidak tepat dan angka yang menegaskan pentingnya pendekatan holistik terhadap teknologi pelumas industri.
Castrol juga membawa teknologi unggulan seperti seri Alusol XBB, Hysol XBB, dan Techniclean XBC yang terbukti mampu menghemat konsumsi air, mengurangi limbah, serta memperpanjang masa pakai coolant di industri otomotif dan permesinan.
Studi kasus Castrol dengan Groupe Renault di Spanyol menjadi buktinya, berhasil menekan konsumsi air hingga 1 juta liter per tahun melalui pemakaian sistem fluid management yang efisien.
Tidak hanya itu, Castrol menampilkan portofolio lengkap untuk kebutuhan manufaktur skala besar yang dimulai dari gear oil, hydraulic oil, hingga grease untuk kondisi ekstrem yang selama ini banyak digunakan di industri baja, semen, kimia, dan tambang.
Keikutsertaan Castrol di Manufacturing Indonesia 2025 memperlihatkan ambisi besar perusahaan dalam membawa solusi yang lebih presisi, stabil, dan berkelanjutan untuk mendukung produktivitas pabrik Indonesia.
Dengan pendekatan berbasis data dan teknologi pelumasan tingkat lanjut, Castrol menempatkan dirinya sebagai mitra strategis yang mampu membantu industri nasional meningkatkan efisiensi energi, keandalan proses, serta mengurangi biaya operasional jangka panjang.
GIPHY App Key not set. Please check settings