Adu Leasing Mobil 2025, Mana Paling Untung?

leasing hitung cicilan mobil
Sebelum melakukan pembelian kendaraan dengan cicilan harap menghitung secara matang-matang terhadap cicilan, bunga hingga total yang dibayarkan. Foto : Ist/Autonesian

Autonesian.com — Memilih leasing atau kredit mobil bukan hanya tentang siapa yang menawarkan cicilan paling ringan di awal, tetapi juga tentang seberapa besar beban finansial yang harus ditanggung dalam jangka panjang.

Banyak konsumen kerap tergoda angka cicilan kecil tanpa benar-benar memperhitungkan komponen di baliknya, mulai dari suku bunga, tenor pembiayaan, hingga biaya tambahan yang menyertai selama masa kredit berlangsung.

Padahal, perbedaan bunga sekecil apa pun bisa berdampak signifikan terhadap total pembayaran hingga akhir masa cicilan.

Lebih dari itu, skema bunga yang diterapkan setiap bank atau multifinance juga berbeda-beda.

Ada yang menawarkan bunga rendah di awal namun meningkat seiring tenor, ada pula yang sejak awal menetapkan bunga tetap namun dengan nilai total yang lebih besar.

Inilah yang membuat pemilihan leasing tidak bisa dilakukan secara instan.

Pemahaman soal struktur bunga, fleksibilitas pembayaran, serta konsekuensi jangka panjang menjadi kunci agar keputusan membeli mobil tidak justru membebani kondisi keuangan di kemudian hari.

Di 2025, tren bunga kredit mobil di Indonesia masih bergerak di kisaran ±6-9% per tahun, tergantung lembaga pembiayaan, tenor, dan jenis kendaraan yang dibeli.

Dari sekian banyak pilihan, BCA Finance punya strategi yang paling menarik untuk ditawarkan kepada nasabah atau para calon konsumennya.

Perusahaan pembiayaan ini bahkan mencantumkan bunga promo khusus untuk mobil baru di wilayah tertentu, mulai dari 3% untuk tenor 1 tahun, naik bertahap hingga 5% untuk tenor 5 tahun – angka ini jauh lebih rendah dibanding rata-rata pasar.

Baca Juga :  Wuling Almaz Limited Edition, Hanya 100 Unit Resmi Meluncur

Skema bunga semacam ini memberi keuntungan besar buat konsumen yang berencana pelunasan lebih cepat atau memilih tenor pendek.

Sementara itu, kalau kamu bandingkan dengan bunga dari divisi Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BCA Bank, di sini juga terlihat rate kompetitif, seperti 3,00%-3,90% flat per tahun untuk tenor 1–4 tahun, lalu meningkat menjadi sekitar 6,50% flat per tahun untuk tenor 5 tahun.

Ini menunjukkan bahwa baik BCA Finance maupun bank BCA memberi celah penawaran bunga menarik, terutama bagi tenor pendek.

Di Adira Finance, meskipun perusahaan sendiri tidak selalu mempublikasikan angka bunga secara terbuka di semua platform.

Tren di industri menunjukkan bahwa leasing besar seperti Adira cenderung menjaga bunga kompetitif agar menarik pembeli mobil baru dan bekas di semua kelas.

Faktor seperti jaringan dealer luas dan kanal aplikasi juga membuat proses pengajuan cepat, walau besaran bunga bisa bervariasi tergantung profil nasabah, DP, dan tenor.

Kalau kamu lihat jalur pembiayaan dari Bank Mandiri, bunga KKB juga bergerak pada level yang menarik, dengan struktur flat yang relatif transparan.

Untuk nasabah prioritas atau pegawai, suku bunga bisa mulai ±2,75%-3,25% flat per tahun untuk tenor 1 tahun, kemudian naik bertahap hingga ±4,05%-6,30% untuk tenor 5 tahun.

Ini artinya konsumen dengan profil kredit bagus bisa menikmati bunga awal yang lebih rendah lewat bank, dibandingkan skema multifinance tradisional.

Belum lagi opsi dari multifinance seperti MTF (Mandiri Tunas Finance), yang sering menawarkan bunga mulai dari ±2,45% flat per tahun untuk tenor 1 tahun, bahkan bisa mencapai tenor panjang 7 tahun dengan rate kompetitif.

Baca Juga :  Ignis Rally, City Car Mungil Bertubuh Kekar Yang Memikat Pengunjung GIIAS

Fleksibilitas semacam ini menggoda konsumen yang butuh tenor panjang tanpa cicilan bulanan terlalu tinggi.

Selain itu, pemain lain seperti BRI Finance pernah menawarkan program bunga sekitar 2,75% flat per tahun untuk mobil baru, terutama bagi nasabah tertentu atau lewat program promosi tertentu.

Meskipun tidak selalu permanen, program bunga rendah seperti ini bisa jadi peluang besar kalau kamu sedang hunting kredit mobil.

Tren bunga ini juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro, misalnya suku bunga acuan Bank Indonesia yang sempat turun, yang mendorong beberapa bank besar memberi bunga kredit kendaraan yang lebih bersaing.

Namun secara garis besar, rata-rata suku bunga kredit mobil di Indonesia masih berada di kisaran ±6%-9% per tahun pada 2025, tergantung strategi masing-masing lembaga.

Yang perlu diingat, bunga yang kamu lihat saat simulasi bisa berbeda di real aplikasi sebab banyak faktor yang memengaruhi, seperti Down Payment (DP), tenor yang dipilih, histori kredit pribadi, serta jenis mobil baru atau bekas.

Oleh karena itu, sebelum menandatangani perjanjian kredit, sangat penting meminta simulasi lengkap dari leasing atau bank supaya semua beban biaya mulai bunga, provisi, asuransi, hingga penalti pelunasan dini yang terlihat jelas.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Previous Article
Servis jeep Wrangler Indonesia

Jangan Nekat Jalan Jauh, Ini Tips Wajib dari Jeep Biar Mobil Tetap Prima di Liburan NATARU

Next Article
teaser Nissan Gravite

Siap Meluncur, Nissan Gravite Tantang Avanza dan Xenia

Related Posts